Showing posts with label PIK Remaja. Show all posts
Showing posts with label PIK Remaja. Show all posts

Wednesday, 1 January 2014

PENDIDIKAN SEKS DALAM ISLAM

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sahabat E-4 All semuanya semoga Allah SWT. senantiasa memberikan kesehatan dan kelancaran kepada kita semua dalam beraktivitas. Amienn

Sahabat perlu kita ketahui sampai saat ini masalah seksualitas selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Seperti yang pernah E-4 All bahasa sebelumnya mengenai "PENDIDIKAN SEKSUAL PADA REMAJA" 

Pada kesempatan kali ini E-4 All akan kembali mengulas tentang "PENDIDIKAN SEKSUAL"   namun dalam konteks ISLAM 

Adapun jima atau hubungan seksual, sungguh petunjuk beliau dalam masalah ini merupakan petunjuk yang paling sempurna. Dengan jima’, kesehatan akan terjaga, kelezatan dan keceriaan jiwa akan sempurna, dan akan tercapai semua maksud yang telah diletakkan karenanya/untuknya. Jima' atau hubungan seksual pada dasarnya diletakkan untuk tiga perkara yang merupakan tujuan asalnya:
untuk lebih jelasnya lihat aja E-book dibawah



Mudah-mudahan E-book tentang Pendidikan Seks dalam islam atau Tuntunan Nabi صلي الله عليه وسلم Dalam Jima’ bisa bermanfaat untuk semua. Amien

ingin mengoleksi Ebook di atas silahkan unduk disini
Baca selengkapnya
RENUNGAN UNTUK KAUM MUDA

RENUNGAN UNTUK KAUM MUDA

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sahabat E-4 All yang budiman semoga Allah swt senantiasa merahmati dan selalu memberikan kelancaran dalam setiap aktivitas kita dan melindungi serta meridhoi semua gerak langkah kaki kita. Amieeeennnnn

Sahabat sebenarnya pemuda sangat berperan penting dalam sebuah urusan yang sangat besar, karena ditangan pemudalah baik dan buruknya suatu urusan, seperti yang di kutip oleh sebuah pepatah "Sesungguhnya hanya ditangan pemudalah urusan umat".

Sahabat mari kita luangkan waktu sejenak untuk merenungkan akan makna hidup yang sesungguhnya. 
coba anda simak sebuah karya dari "Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah"   
dengan judul buku : 5 MENIT SAJA !! Renungan Untuk Kaum Muda
Disalin dari: Tazkiah An-Nafs
Oleh: Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

Terjemah: Abu Umar Abdillah

Terbitan: At-Tibyan

beberapa kutipan kalimat dari buku tersebut
Bagaimana anda mencintai Allah sedang malam dan siang engkau menantang-Nya untuk berperang?
Bagaimana anda mencintai Allah sedang ber­ulang-ulang engkau mengundang kemurkaan-Nya dan mendurhakai-Nya?
Bagaimana anda mengaku cinta kepada Allah, sedang jalan menuju masjidpun engkau tak menge­tahuinya?
Bagaimana engkau mengaku mencintai Allah pa­dahal engkau mencintai musuh-musuh-Nya, mem­banggakan mereka, meniru, dan berangan-angan jika engkau bisa seperti mereka?
Bagaimana engkau mengaku mencintai Allah sedangkan engkau berlaku sombong terhadap wali-wali Allah (mukminin), menghinakan dan meleceh­kan mereka?
Bagaimana engkau mengaku mencintai Allah sedangkan engkau menyelisihi Rasulullah صلي الله عليه وسلم secara dhahir dan bathin? Padahal Allah Ta'ala berfirman:

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ

"Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." (QS Ali Imran 31)
Dimanakah bukti ittiba'mu kepada Rasulullah صلي الله عليه وسلم wahai anda yang mengaku cinta kepada Allah Ta'ala?
Engkau membangkang kepada-Nya
Lalu mengaku bahwa engkau cinta
Inilah pengakuan yang nyata dustanya
Jika benar engkau mencintai-Nya
Tentulah engkau mentaati-Nya
Karena seseorang akan taat kepada kekasihnya

itulah beberapa kutipan dari E-book "5 MENIT SAJA !! Renungan Untuk Kaum Muda" karangan dari "Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah"
ingin mengoleksi E-book "5 MENIT SAJA !! Renungan Untuk Kaum Muda" unduh disini 
Baca selengkapnya

Saturday, 23 February 2013

PENDIDIKAN SEKSUAL PADA REMAJA

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Sahabat E-4 All semuanya semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan kelancaran kepada kita semua dalam beraktivitas. Amienn  



Sahabat E-4 All perlu kita ketahui sampai saat ini masalah seksualitas selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Hal ini dimungkinkan karena permasalahan seksual telah menjadi suatu hal yang sangat melekat pada diri manusia. Seksualitas tidak bisa dihindari oleh makhluk hidup, karena dengan seks makhluk hidup dapat terus bertahan menjaga kelestarian keturunannya.



Pada masa remaja rasa ingin tahu terhadap masalah seksual sangat penting dalam pembentukan hubungan baru yang lebih matang dengan lawan jenis.  Padahal pada masa remaja informasi tentang masalah seksual sudah seharusnya mulai diberikan, agar remaja tidak mencari informasi dari orang lain atau dari sumber-sumber yang tidak jelas atau bahkan keliru sama sekali. Pemberian informasi masalah seksual menjadi penting terlebih lagi mengingat  remaja berada dalam potensi seksual yang aktif, karena berkaitan dengan dorongan seksual yang dipengaruhi hormon dan sering tidak memiliki informasi yang cukup mengenai aktivitas seksual mereka sendiri (Handbook of Adolecent psychology, 1980). 

Tentu saja hal tersebut akan sangat berbahaya bagi perkembangan jiwa remaja bila ia tidak memiliki pengetahuan dan informasi yang tepat. Fakta menunjukkan bahwa sebagian besar remaja kita tidak mengetahui dampak dari perilaku seksual yang mereka lakukan, seringkali remaja sangat tidak matang untuk melakukan hubungan seksual terlebih lagi jika harus menanggung resiko dari hubungan seksual tersebut.



Karena meningkatnya minat remaja pada masalah seksual dan sedang berada dalam potensi seksual yang aktif, maka remaja berusaha mencari berbagai informasi mengenai hal tersebut. Dari sumber informasi yang  berhasil mereka dapatkan, pada umumnya hanya sedikit remaja yang mendapatkan seluk beluk seksual dari orang tuanya. Oleh karena itu remaja mencari atau mendapatkan dari berbagai sumber informasi yang mungkin dapat diperoleh, misalnya seperti di sekolah atau perguruan tinggi, membahas dengan teman-teman, buku-buku tentang seks, media massa atau internet. 



Memasuki Milenium baru ini sudah selayaknya bila orang tua dan kaum pendidik bersikap lebih tanggap dalam menjaga dan mendidik anak dan remaja agar ekstra berhati-hati terhadap gejala-gejala sosial, terutama yang berkaitan dengan masalah seksual, yang berlangsung saat ini. Seiring perkembangan yang terjadi sudah saatnya pemberian penerangan dan pengetahuan masalah seksualitas pada anak dan remaja ditingkatkan. Pandangan sebagian besar masyarakat yang menganggap seksualitas merupakan suatu hal yang alamiah, yang nantinya akan diketahui dengan sendirinya setelah mereka menikah sehingga dianggap suatu hal tabu untuk dibicarakan secara terbuka, nampaknya secara perlahan-lahan harus diubah. Sudah saatnya pandangan semacam ini harus diluruskan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan bagi anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa. Remaja yang hamil di luar nikah, aborsi, penyakit kelamin, dll, adalah contoh dari beberapa kenyataan pahit yang sering terjadi pada remaja sebagai akibat pemahaman yang keliru mengenai seksualitas. 


KARAKTER SEKSUAL REMAJA
 
Pengertian seksual secara umum adalah sesuatu yang berkaitan dengan alat kelamin atau hal-hal yang berhubungan dengan perkara-perkara hubungan intim antara laki-laki dengan perempuan. Karakter seksual masing-masing jenis kelamin memiliki spesifikasi yang berbeda hal ini seperti yang pendapat berikut ini : Sexual characteristics are divided into two types. Primary sexual characteristics are directly related to reproduction and include the sex organs (genitalia). Secondary sexual characteristics are attributes other than the sex organs that generally distinguish one sex from the other but are not essential to reproduction, such as the larger breasts characteristic of women and the facial hair and deeper voices characteristic of men (Microsoft Encarta Encyclopedia 2002)



Pendapat tersebut seiring dengan pendapat Hurlock (1991), seorang ahli psikologi perkembangan, yang mengemukakan tanda-tanda kelamin sekunder yang penting pada laki-laki dan perempuan. Menurut Hurlock, pada remaja putra : tumbuh rambut kemaluan, kulit menjadi kasar, otot bertambah besar dan kuat, suara membesar dan lain-lain. Sedangkan pada remaja putri : pinggul melebar, payudara mulai tumbuh, tumbuh rambut kemaluan, mulai mengalami haid, dan lain-lain.



Seiring dengan pertumbuhan primer dan sekunder pada remaja ke arah kematangan yang sempurna, muncul juga hasrat dan dorongan untuk menyalurkan keinginan seksualnya. Hal tersebut merupakan suatu yang wajar karena secara alamiah dorongan seksual ini memang harus terjadi untuk menyalurkan kasih sayang antara dua insan, sebagai fungsi pengembangbiakan dan mempertahankan keturunan.



PERILAKU SEKSUAL 



Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Bentuk-bentuk tingkah laku ini dapat beraneka ragam, mulai dari perasaan tertarik hingga tingkah laku berkencan, bercumbu dan senggama. Obyek seksual dapat berupa orang, baik sejenis maupun lawan jenis, orang dalam khayalan atau diri sendiri. Sebagian tingkah laku ini memang tidak memiliki dampak, terutama bila tidak menimbulkan dampak fisik bagi orang yang bersangkutan atau lingkungan sosial. Tetapi sebagian perilaku seksual (yang dilakukan sebelum waktunya) justru dapat memiliki dampak psikologis yang sangat serius, seperti rasa bersalah, depresi, marah, dan agresi. 



Sementara akibat psikososial yang timbul akibat perilaku seksual antara lain adalah ketegangan mental dan kebingungan akan peran sosial yang tiba-tiba berubah, misalnya pada kasus remaja yang hamil di luar nikah. Belum lagi tekanan dari masyarakat yang mencela  dan menolak keadaan tersebut. Selain itu resiko yang lain adalah terganggunya kesehatan yang bersangkutan, resiko kelainan janin dan tingkat kematian bayi yang tinggi. Disamping itu tingkat putus sekolah remaja hamil juga sangat tinggi, hal ini disebabkan rasa malu remaja dan penolakan sekolah menerima kenyataan adanya murid yang hamil diluar nikah. Masalah ekonomi juga akan membuat permasalahan ini menjadi semakin rumit dan kompleks.



Berbagai perilaku seksual pada remaja yang belum saatnya untuk melakukan hubungan seksual secara wajar antara lain dikenal sebagai :



Masturbasi atau onani yaitu suatu kebiasaan buruk berupa manipulasi terhadap alat genital dalam rangka menyalurkan hasrat seksual untuk pemenuhan kenikmatan yang seringkali menimbulkan goncangan pribadi dan emosi.



Berpacaran dengan berbagai perilaku seksual yang ringan seperti sentuhan, pegangan tangan sampai pada ciuman dan sentuhan-sentuhan seks yang pada dasarnya adalah keinginan untuk menikmati dan memuaskan dorongan seksual.



Berbagai kegiatan yang mengarah pada pemuasan dorongan seksual yang pada dasarnya menunjukan tidak berhasilnya seseorang dalam mengendalikannya atau kegagalan untuk mengalihkan dorongan tersebut ke kegiatan lain yang sebenarnya masih dapat dikerjakan.



Dorongan atau hasrat untuk melakukan hubungan seksual selalu muncul pada remaja, oleh karena itu bila tidak ada penyaluran yang sesuai (menikah) maka harus dilakukan usaha untuk memberi pengertian dan pengetahuan mengenai hal tersebut.



Adapun faktor-faktor yang dianggap berperan dalam munculnya permasalahan seksual pada remaja,  menurut Sarlito W. Sarwono (Psikologi Remaja,1994) adalah sebagai berikut :



Perubahan-perubahan hormonal yang meningkatkan hasrat seksual remaja. Peningkatan hormon ini menyebabkan remaja membutuhkan penyaluran dalam bentuk tingkah laku tertentu



Penyaluran tersebut tidak dapat segera dilakukan karena adanya penundaan usia perkawinan, baik secara hukum oleh karena adanya undang-undang tentang perkawinan, maupun karena norma sosial yang semakin lama semakin menuntut persyaratan yang terus meningkat untuk perkawinan (pendidikan, pekerjaan, persiapan mental dan lain-lain)



Norma-norma agama yang berlaku, dimana seseorang dilarang untuk melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Untuk remaja yang tidak dapat menahan diri memiliki kecenderungan untuk melanggar hal-hal tersebut.



Kecenderungan pelanggaran makin meningkat karena adanya penyebaran informasi dan rangsangan melalui media masa yang dengan teknologi yang canggih (cth: VCD, buku stensilan, Photo, majalah, internet, dan lain-lain) menjadi tidak terbendung lagi. Remaja yang sedang dalam periode ingin tahu dan ingin mencoba, akan meniru apa dilihat atau didengar dari media massa, karena pada umumnya mereka belum pernah mengetahui masalah seksual secara lengkap dari orangtuanya.



Orangtua sendiri, baik karena ketidaktahuannya maupun karena sikapnya yang masih mentabukan pembicaraan mengenai seks dengan anak, menjadikan mereka tidak terbuka pada anak, bahkan cenderung membuat jarak dengan anak dalam masalah ini.



Adanya kecenderungan yang makin bebas antara pria dan wanita dalam masyarakat, sebagai akibat berkembangnya peran dan pendidikan wanita, sehingga kedudukan wanita semakin sejajar dengan pria.



PENDIDIKAN SEKSUAL 



Menurut Sarlito dalam bukunya Psikologi Remaja (1994), secara umum pendidikan seksual adalah suatu informasi mengenai persoalan seksualitas manusia yang jelas dan benar, yang meliputi proses terjadinya pembuahan, kehamilan sampai kelahiran, tingkah laku seksual, hubungan seksual, dan aspek-aspek kesehatan, kejiwaan dan kemasyarakatan. Masalah pendidikan seksual yang diberikan sepatutnya berkaitan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat, apa yang dilarang, apa yang dilazimkan dan bagaimana melakukannya tanpa melanggar aturan-aturan yang berlaku di masyarakat.



Pendidikan seksual merupakan cara pengajaran atau pendidikan yang dapat menolong muda-mudi untuk menghadapi masalah hidup yang bersumber pada dorongan seksual. Dengan demikian pendidikan seksual ini bermaksud untuk menerangkan segala hal yang berhubungan dengan seks dan seksualitas dalam bentuk yang wajar.  Menurut Singgih, D. Gunarsa, penyampaian materi pendidikan seksual ini seharusnya diberikan sejak dini ketika anak sudah mulai bertanya tentang perbedaan kelamin antara dirinya dan orang lain, berkesinambungan dan bertahap, disesuaikan dengan kebutuhan dan umur anak serta daya tangkap anak (dalam Psikologi praktis, anak, remaja dan keluarga, 1991). 

Dalam hal ini pendidikan seksual idealnya diberikan pertama kali oleh orangtua di rumah, mengingat yang paling tahu keadaan anak adalah orangtuanya sendiri. Tetapi sayangnya di Indonesia tidak semua orangtua mau terbuka terhadap anak di dalam membicarakan permasalahan seksual. Selain itu tingkat sosial ekonomi maupun tingkat pendidikan yang heterogen di Indonesia menyebabkan ada orang tua yang mau dan mampu memberikan penerangan tentang seks tetapi lebih banyak yang tidak mampu dan tidak memahami permasalahan tersebut. Dalam hal ini maka sebenarnya peran dunia pendidikan sangatlah besar. 



TUJUAN PENDIDIKAN SEKSUAL


Pendidikan seksual selain menerangkan tentang aspek-aspek anatomis dan biologis juga menerangkan tentang aspek-aspek psikologis dan moral. Pendidikan seksual yang benar harus memasukkan unsur-unsur hak asasi manusia. Juga nilai-nilai kultur dan agama diikutsertakan sehingga akan merupakan pendidikan akhlak dan moral juga.



Menurut Kartono Mohamad pendidikan seksual yang baik  mempunyai tujuan membina keluarga dan menjadi orang tua yang bertanggungjawab (dalam Diskusi Panel Islam Dan Pendidikan Seks Bagi Remaja, 1991). Beberapa ahli mengatakan pendidikan seksual yang baik harus dilengkapi dengan pendidikan etika, pendidikan tentang hubungan antar sesama manusia baik dalam hubungan keluarga maupun di dalam masyarakat. Juga dikatakan bahwa tujuan dari pendidikan seksual adalah bukan untuk menimbulkan rasa ingin tahu dan ingin mencoba hubungan seksual antara remaja, tetapi ingin menyiapkan agar remaja tahu tentang seksualitas dan akibat-akibatnya bila dilakukan tanpa mematuhi aturan hukum, agama dan adat istiadat serta kesiapan mental dan material seseorang. Selain itu pendidikan seksual juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan mendidik anak agar berperilaku yang baik dalam hal seksual, sesuai dengan norma agama, sosial dan kesusilaan (Tirto Husodo, Seksualitet dalam mengenal dunia remaja, 1987)



Penjabaran tujuan pendidikan seksual dengan lebih lengkap sebagai berikut :



Memberikan pengertian yang memadai mengenai perubahan fisik, mental dan proses kematangan emosional yang berkaitan dengan masalah seksual pada remaja.



Mengurangi ketakutan dan kecemasan sehubungan dengan perkembangan dan penyesuaian seksual (peran, tuntutan dan tanggungjawab)



Membentuk sikap dan memberikan pengertian  terhadap seks dalam semua manifestasi yang bervariasi



Memberikan pengertian bahwa hubungan antara manusia dapat membawa kepuasan pada kedua individu dan kehidupan keluarga.



Memberikan pengertian mengenai kebutuhan nilai moral yang esensial untuk memberikan dasar yang rasional dalam membuat keputusan berhubungan dengan perilaku seksual.



Memberikan pengetahuan tentang kesalahan dan penyimpangan seksual agar individu dapat menjaga diri dan melawan eksploitasi yang dapat mengganggu kesehatan fisik dan mentalnya.



Untuk mengurangi prostitusi, ketakutan terhadap seksual yang tidak rasional dan eksplorasi seks yang berlebihan.



Memberikan pengertian dan kondisi yang dapat membuat individu melakukan aktivitas seksual secara efektif dan kreatif dalam berbagai peran, misalnya sebagai istri atau suami, orang tua, anggota masyarakat.



Jadi tujuan pendidikan seksual adalah untuk membentuk suatu sikap emosional yang sehat terhadap masalah seksual dan membimbing anak dan remaja ke arah hidup dewasa yang sehat dan bertanggung jawab terhadap kehidupan seksualnya. Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak menganggap seks itu suatu yang menjijikan dan kotor. Tetapi lebih sebagai bawaan manusia, yang merupakan anugrah Tuhan dan berfungsi penting untuk kelanggengan kehidupan manusia, dan supaya anak-anak itu bisa belajar menghargai kemampuan seksualnya dan hanya menyalurkan dorongan tersebut untuk tujuan tertentu (yang baik) dan pada waktu yang tertentu saja.



BEBERAPA KIAT


Para ahli berpendapat bahwa pendidik yang terbaik adalah orang tua dari anak itu sendiri. Pendidikan yang diberikan termasuk dalam pendidikan seksual. Dalam membicarakan masalah seksual adalah yang sifatnya sangat pribadi dan membutuhkan suasana yang akrab, terbuka dari hati ke hati antara orang tua dan anak. Hal ini akan lebih mudah diciptakan antara ibu dengan anak perempuannya atau bapak dengan anak laki-lakinya, sekalipun tidak ditutup kemungkinan dapat terwujud bila dilakukan antara ibu dengan anak laki-lakinya atau bapak dengan anak perempuannya. Kemudian usahakan jangan sampai muncul keluhan seperti tidak tahu harus mulai dari mana, kekakuan, kebingungan dan kehabisan bahan pembicaraan.



Dalam memberikan pendidikan seks pada anak jangan ditunggu sampai anak bertanya mengenai seks. Sebaiknya pendidikan seks diberikan dengan terencana, sesuai dengan keadaan dan kebutuhan anak. Sebaiknya pada saat anak menjelang remaja dimana proses kematangan baik fisik, maupun mentalnya mulai timbul dan berkembang kearah kedewasaan. 



Beberapa hal penting dalam memberikan pendidikan seksual, seperti yang diuraikan oleh Singgih D. Gunarsa (1995) berikut ini, mungkin patut anda perhatikan:



Cara menyampaikannya harus wajar dan sederhana, jangan terlihat ragu-ragu atau malu.



Isi uraian yang disampaikan harus obyektif, namun jangan menerangkan yang tidak-tidak, seolah-olah bertujuan agar anak tidak akan bertanya lagi, boleh mempergunakan contoh atau simbol seperti misalnya : proses pembuahan pada tumbuh-tumbuhan, sejauh diperhatikan bahwa uraiannya tetap rasional.



Dangkal atau mendalamnya isi uraiannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan dengan tahap perkembangan anak. Terhadap anak umur 9 atau 10 tahun t belum perlu menerangkan secara lengkap mengenai perilaku atau tindakan dalam hubungan kelamin, karena perkembangan dari seluruh aspek kepribadiannya memang belum mencapai tahap kematangan untuk dapat menyerap uraian yang mendalam mengenai masalah tersebut.



Pendidikan seksual harus diberikan secara pribadi, karena luas sempitnya pengetahuan dengan cepat lambatnya tahap-tahap perkembangan tidak sama buat setiap anak. Dengan pendekatan pribadi maka cara dan isi uraian dapat disesuaikan dengan keadaan khusus anak.



Pada akhirnya perlu diperhatikan bahwa usahakan melaksanakan pendidikan seksual perlu diulang-ulang (repetitif) selain itu juga perlu untuk mengetahui seberapa jauh sesuatu pengertian baru dapat diserap oleh anak, juga perlu untuk mengingatkan dan memperkuat (reinforcement) apa yang telah diketahui agar benar-benar menjadi bagian dari pengetahuannya.



Saya yakin pasti masih ada cara-cara lain yang dapat anda gunakan dalam mendidik anak remaja anda. Akhir kata saya berharap semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi remaja, orang tua dan pendidik dalam membentuk remaja menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki kualitas kehidupan yang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan yang lebih berat di masa yang akan datang.
Baca selengkapnya

Thursday, 21 February 2013

Hikmah Disyari'atkan Khitan

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Sahabat E-4 All semuanya semoga allah senantiasa memberikan kita semua kesehatan, kelancaran dalam segala aktivitas yang kita kerjakan. Amienn

Sahabat E-4 All sudahkan anda di khitan/sunat???? hehehehehe. Coba sejenak kita renungkan makna hadits dibawah ini.

Dari Abu Hurairah -Semoga Allah meridhainya- Rasulullah bersabda:
الفطرة خمس أو خمسة من الفطرة: الختان، والاستحداد، وتنف الإبط، وتقليم الأظفار، وقص الشارب )الخباري في صحيح(
Artinya: Fithrah manusia itu ada lima, yaitu khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan mencukur kumis (HR. Bukhari, 5889).

Makna fitrah pada asalnya adalah tabiat yang semula sudah ada, dan yang dimaksu dengan hadits tersebut di atas adalah, "Jika 5 hal di atas dilakukan maka pelakunya disifati dengan fithrah sebagaimana Allah tetapkan demikian untuk para hambanya, dan juga Allah memotivasi hamba-Nya untuk melakukan, mencintai hal yang demikian, sehingga hamba tersebut memiliki sifat yang paling sempurna lagi mulia. Dalam sejumlah sifat yang lain disebutkan, "Lima hal yang teramsuk sunnah/kebiasaan".

Dan khitan maknanya adalah memotong, yaitu memotong kulub (kulit yang berlebih yang ada pada dzakar bagian depan. Adapun istihdad, adalah menggunakan alat potong untuk menghilangkan rambut yang ada di atas dan sekitar kemaluan laki-laki. Demikian juga rambut yang ada di sekitar kemaluan perempuan.

Sebuah majalah medis terkenal di Inggris, BMG, pernah menurunkan makalah tentang kanker kelamin dan penyebab-penyebabnya pada tahun 1986. Diantara keterangannya adalah, "Sesungguhnya kanker kelamin sangat kecil sekali terjadi di kalangan yahudi dan negeri-negeri muslim, sebab mereka ini melakukan khitan semenjak usia anak-anak. Dan data statistik medis menunjukkan bahwa kanker kemaluan yang terjadi pada kalangan yahudi tidak terjadi kecuali hanya terhadap 9 penderita saja dalam setahun."

Proses terjadinya kanker kelamin adalah ketika kemaluan tidak dikhitan, maka kulub yang ada di bagian depan kemaluan tersebut selalu menyisakan air kencing yang keluar. Air kencing tersebut membawa endapan-endapan yang dalam waktu yang lama akan menutupi bagian saluran air kencing sehingga menyebabkan dis-fungsi. Maka dengan dikhitannya kulub ini, kemungkinan mengendapnya sisa-sisa air kencing tidak ada lagi karena selalu dibersihkan setiap kali kencing. Sisa-sisa endapan air kencing inilah yang berdasarkan penelitian merupakan sebab utama terjadinya kanker kelamin.

Majalah "Al-Ma'had Al-Wathaniy lii Al-Sarthan" menurunkan berita tentang hasil penelitian yang menegaskan bahwa kanker kelamin bisa berpindah ketika berhubungan seks. Dan dengan hubungan seks dengan banyak pasangan bebas juga akan menyebabkan terjadinya kanker ini. Dalam dalam laporan buletin sebuah akademi untuk penyakit-penyakit anak-anak disebutkan bahwa sesungguhnya khitan adalah cara yang efektif untuk mencegah terjadinya kanker kelamin.

Sebuah majalah Amerika untuk penyakit anak-anak juga menegaskan bahwa aktivitas-aktivitas agama yang dianut kalangan muslimin (Islam) dan yahudi yang menegaskan mensyari'atkan khitan memiliki dampak yang sangat mendasar dalam memotivasi mereka untuk melaksanakan fithrah ini (khitan)". Dan dalam shahihain (Bukhari dan Muslim) diriwayatkan dari Abu Hurairah secara marfu' bahwa Nabi Ibrahim --Alaihis Salam-- melakukan khitan ketika ia memasuki usia 80 tahun.

Sumber: Al-Arbaun Al-Ilmiyah" Abdul hamid Mahmud Thahmaz, Daar Al-Qalam
Penerjemah: Abu Muhammad ibn Shadiq
Baca selengkapnya

Tuesday, 19 February 2013

ORGAN TUBUH YANG PALING PENTING

ORGAN TUBUH YANG PALING PENTING

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Sahabat E-4 All semuanya semoga selalu diberikan kesehatan dalam beraktivitas. Amiennn
 
Sahabat E-4 All semuanya pernahkan saudara, temen, or keluargamu menanyakan akan pentingnya sebuah organ tubuh bahkan bagian tubuh mana yang paling penting kedudukannya.

Sahabat Ibuku selalu bertanya padaku apa bagian tubuh yang paling penting.

Bertahun-tahun, aku selalu menebak dengan jawaban yang aku anggap benar.

Ketika aku muda, aku pikir suara adalah yang paling penting bagi kita
sebagai manusia, jadi aku jawab, "Telinga, Bu." Jawabnya, "Bukan. Banyak orang yang tuli. Tapi, teruslah memikirkannya dan aku menanyakanmu lagi nanti."

Beberapa tahun kemudian sebelum dia bertanya padaku lagi. Sejak jawaban
pertama, kini aku yakin jawaban kali ini pasti benar. Jadi, kali ini aku memberitahukannya, "Bu, penglihatan sangat penting bagi semua orang, jadi pastilah mata kita." Dia memandangku dan berkata, "Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu masih salah karena banyak orang yang buta."

Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari jawaban baru dan dari tahun ke tahun, Ibu terus bertanya padaku beberapa kali dan jawaban dia selalu, "Bukan. Tapi, kamu makin pandai dari tahun ke tahun, anakku."

Akhirnya tahun lalu, kakekku meninggal. Semua keluarga sedih. Semua menangis. Bahkan, ayahku menangis. Aku sangat ingat itu karena itulah saat kedua kalinya aku melihatnya menangis. Ibuku memandangku ketika tiba giliranku untuk mengucapkan selamat tinggal pada kakek.

Dia bertanya padaku, "Apakah kamu sudah tahu apa bagian tubuh yang paling
penting, sayang?" Aku terkejut ketika Ibu bertanya pada saat seperti ini. Aku sering berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku.

Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku, "Pertanyaan ini penting. Ini akan menunjukkan padamu apakah kamu sudah benar-benar "hidup". Untuk semua bagian tubuh yang kamu beritahu padaku dulu, aku selalu berkata kamu salah dan aku telah memberitahukan kamu kenapa. Tapi, hari ini adalah hari di mana kamu harus belajar pelajaran yang sangat
penting."

Dia memandangku dengan wajah keibuan. Aku melihat matanya penuh dengan air mata. Dia berkata, "Sayangku, bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu."

Aku bertanya, "Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?"

Ibu membalas, "Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman atau orang yang kamu sayangi ketika mereka menangis. Kadang-kadang dalam hidup ini, semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma berharap, kamu punya cukup kasih sayang dan teman-teman agar kamu selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu membutuhkannya."

Akhirnya, aku tahu, bagian tubuh yang paling penting adalah tidak menjadi orang yang mementingkan diri sendiri. Tapi, simpati terhadap penderitaan yang dialamin oleh orang lain. Orang akan melupakan apa yang kamu katakan... Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan... Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti.
Baca selengkapnya

Friday, 15 February 2013

Puber Kedua: Kuncinya Pengendalian Diri dan Toleransi

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Semoga Allah Sang Penguasa Alam Semesta ini memberikan kelancaran kepada kita semuanya dalam meniti, mencari

Sahabat E-4 All Orang mengenal istilah puber kedua. Ketika kehidupan keluarga dan finansial relatif sudah mapan, maka sebagian orang menginginkan sesuatu yang berbeda dalam hidupnya. Sebuah hubungan yang sering kali malah tidak mapan meski bukan selingkuh secara fisik.

Augustine Sukarlan Basri, psikolog dan pengajar pada Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, mengatakan, sebagian orang sering kali menyebutnya sekadar "selingan". Meski hanya berupa selingan, sebuah hubungan yang tak sekadar teman biasa tetap punya kemungkinan untuk melibatkan emosi dan fisik keduanya secara lebih intens.

"Orang sering kali menganggap selingan itu bukan selingkuh karena sekadar berbagi. Tetapi, kalau pertemuan dengan teman itu sudah menumbuhkan perasaan lain di hati, maka ini patut diwaspadai. Misalnya, orang merasa pertemuannya dengan teman itu bisa meningkatkan semangat hidupnya, membuatnya jadi pengin tampil keren," kata Titien, panggilan akrab Augustine.

Seharusnya, keinginan orang untuk bersemangat atau tampil sebaik mungkin tak perlu dikarenakan adanya sosok khusus itu. Titien mencontohkan, seorang guru tentu akan berusaha keras tampil menarik dan berwibawa di depan muridnya. Begitu juga seorang manajer akan berlaku di depan anak buahnya.

Kehidupan mapan memang sering kali diiringi dengan rutinitas. Hal ini pada suatu titik tertentu bisa membuat orang merasa jenuh, lelah. Di sini diperlukan penyegaran, atau kesempatan keluar dari rutinitas sehari-hari. Pada saat ini, kalau kebetulan orang itu bertemu dengan seseorang yang cocok—enak diajak curhat, punya kesamaan minat, bisa bernostalgia—dia bisa merasakannya sebagai sesuatu yang "menyegarkan".

"Kalau sekadar untuk keluar dari rutinitas, tak masalah. Tetapi, kalau keterusan, ini bisa jadi masalah. Di sini diperlukan pengendalian diri yang kuat. Banyak contoh orang tergelincir, yang tadinya cuma asyik saling SMS-SMS-an, berlanjut bertemu dan merasa cocok. Ini tak aman untuk orang yang sudah menikah," tuturnya.

Ibarat barang baru

Titien mengibaratkan hubungan intens sesaat atau selingan itu seperti barang baru yang menyita perhatian orang. Situasi baru yang dihadapi, apalagi kalau dibarengi dengan sensasi yang menyenangkan, akan membuat orang tertarik menikmatinya.

"Seperti kalau kita beli tas atau sepatu baru. Kan, pengin terus-menerus memakainya, sementara tas yang lama rasanya kok usang dan enggak menarik lagi. Ini karena orang sudah melihat kekurangan pada pasangannya, hal yang tak muncul pada hubungan dengan orang baru atau saat bertemu lagi dengan pacar lama," ujarnya.

Menurutnya, bila memang Anda menganggap hubungan dengan seseorang itu sekadar selingan, tak ada salahnya bila bercerita kepada pasangan. Dengan demikian, pasangan pun tahu dan tak merasa Anda mengabaikannya.

"Misalnya, kalau suami senang sepak bola, sementara istrinya tidak. Lalu, suami punya teman perempuan yang juga gila bola dan mereka nonton bareng. Ini kalau dibicarakan secara terbuka tak menimbulkan masalah. Ini juga membuat Anda tak melihat pasangan hanya dari sisi negatifnya saja. Bagaimanapun, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan kan," ucap Titien mengingatkan.
Baca selengkapnya

ILUSTRASI: CINTA DAN WAKTU

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sahabat E-4 All semuanya semoga senantiasa berada dalam keberkahan hidup yang di rahmati Allah Tuhan kita, Amien

Sahabat E-4 All semuanya sedikit berbagi tentang sebuah ILUSTRASI antara CINTA DAN WAKTU

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak. Ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan, dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.

Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu.

Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.

"Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta.
"Aduh! Maaf, Cinta!" kata Kekayaan, "perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini."

Lalu Kakayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.

"Kegembiraan! Tolong aku!", teriak Cinta.
Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan.

"Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!", teriak Cinta.
"Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan.

"Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata Cinta.
"Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja ...."  kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.

Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.

Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "Cinta! Mari cepat naik  ke perahuku!"

Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya.

Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.

Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi.

Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu.

"Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu," kata orang itu.

"Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku," tanya Cinta heran.

"Sebab," kata orang itu, "hanya Waktu-lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu ..." (Anonim)

Waktu tidak mau mensiasiakan cinta...
Baca selengkapnya

Thursday, 14 February 2013

LAKI-LAKI SEJATI: Kemandulan atau Infertilitas

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sahabat E-4 All Semuanya Semoga Allah Swt selalu memberikan kelancaran kepada kita semua dalam menjalankan segala aktivitas. Amiennnnn



Sahabat semuanya hanya sekedar berbagi pengetahuan tentang apa itu kemandulan atau infertilitas, lah toh nggak ada salahnya khan kita tahu dan mengetahui tentang kemandulan dan infertilitas, hehehehehehe



Dari penelitian diperkirakan bahwa 40 - 50 % kasus kemandulan disebabkan oleh faktor laki-laki, sedangkan yang 40 % lagi karena faktor perempuan dan kira-kira 20 % karena kedua pasangan atau penyebabnya masih belum diketahui. Oleh karena itu kemandulan seharusnya tidak dilihat sebagai sesuatu yang berhubungan dengan laki-laki atau perempuan saja, melainkan sebagai kondisi yang ditimbulkan oleh berbagai tingkatan masalah kemandulan pasangan (laki-laki dan perempuan). Laki-laki yang memiliki potensi kemandulan rendah mungkin mampu menghamili pasangan wanitanya, jika pasangan wanitanya tersebut memiliki potensi kemandulan yang tinggi, atau sebaliknya.



WHO atau Badan Kesehatan Dunia mendefinisikan kemandulan atau infertilitas menjadi beberapa bagian :

  1. Infertilitas primer : pasangan tidak pernah mengalami konsepsi (pertemuan antara sel telur dan sperma menjadi zigot) meskipun mereka melakukan senggama atau hubungan seksual secara teratur selama paling sedikit 12 bulan tanpa proteksi atau alat pengaman/kontrasepsi.
  2. Infertilitas sekunder : pasangan sebelumnya sudah pernah mengalami konsepsi akan tetapi kemudian tidak mampu konsepsi lagi meskipun mereka melakukan hubungan seksual tanpa proteksi selama 12 bulan.
  3. Subfertilitas : pasangan mengalami kesukaran dalam mewujudkan konsepsi bersama-sama karena fertilitas keduanya berkurang (agak lemah kemampuan keduanya tapi masih dalam taraf ringan).


Nah untuk ngecek apakah kita mandul apa enggak biar yakin kan harus ke dokter dan diperiksa secara lengkap tubuh dan organ reproduksi kita. Untuk sekarang ini kalian bisa ngecek dari persyaratan seorang laki-laki dikatakan subur/fertil yaitu paling tidak harus ada :

  1. Testis atau buah pelir (sekurang-kurangnya satu) yang mampu menghasilkan sperma “normal” yang cukup jumlahnya untuk membuahi sel telur. Jumlah sperma yang terlalu sedikit (kurang dari 50 juta ekor per cc) bisa jadi indikator kemandulan, tapi enggak usahlah kalian ngitung jumlah sperma kalian, lagipula enggak bisa keitung dengan mata telanjang, harus dengan alat laboratorium. Yang perlu kalian ketahui adalah sperma itu sangat kecil (itu makanya enggak kelihatan dengan mata telanjang) sehingga dalam 1 cc cairan mani mengandung kurang lebih 100 juta sperma. Setiap ejakulasi dipancarkan kurang lebih 3,5 cc cairan mani.
  2. Sistem saluran (epidydimis dan vas deferens - liat gambar ya) paten alias berfungsi dengan baik sehingga dapat membawa sperma ke penis.
  3. Kemampuan mempertahankan ereksi. Kemampuan mempertahankan ereksi ini sama dengan ibaratnya persiapan pengumpulan sperma hingga bisa penuh di dalam penis dan mengumpulkan tenaga untuk mengeluarkannya. Kalau baru sebentar sudah “loyo” lagi maka sperma tidak akan bisa menyemprot dengan deras.
  4. Kemampuan mencapai ejakulasi agar sperma dapat dikeluarkan atau disemprotkan ke vagina.


Coba deh dilihat apakah kalian sudah memenuhi syarat-syarat di atas? Aman deh kalau semua syarat ada pada kamu. Tapi simak juga nih selain syarat-syarat di atas masih ada lagi yang harus kalian ketahui yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi kesuburan seseorang yaitu :

  1. Faktor usia. Seiring dengan meningkatnya usia semakin berkurang kesuburan seorang laki-laki. Tapi jangan salah lho ya … ada juga laki-laki yang sudah berusia > 70 tahun masih mampu menghamili seorang perempuan. Itu artinya laki-laki itu subur banget. Untuk bisa seperti itu kalian harus menjaga kondisi tubuh dan perhatikan gizi kalian.
  2. Masa koitus atau senggama. Kalau kamu berhubungan seksual pada waktu pasangan kamu dalam keadaan masa subur maka besar kemungkinannya terjadi kehamilan. So, hati-hati ya ... walaupun hanya satu kali kalau kamu subur dan pasangan kamu lagi dalam masa subur lalu kalian ber-HUS bisa terjadi kehamilan lho.
  3. Frekuensi koitus/senggama. Kalau tuh barang kamu enggak pernah dipakai ya enggak akan terjadi kehamilan. Kayaknya sekarang ini memang itu deh yang paling baik buat kalian yaitu abstinence dulu kali ya. Abstinence itu maksudnya no sex sama sekali. Kalaupun barang kamu dianggurin dulu itu enggak ada pengaruhnya sama sekali dengan kemandulan.
  4. Merokok/alkohol. Jika berlebihan dapat memperburuk kualitas sperma. Penggunaan marijuana dapat mengurangi jumlah dan motilitas (gerak) sperma.
  5. Infeksi saluran genitalia yang ditularkan melalui kegiatan seksual, misalnya penyakit-penyakit menular seksual (PMS) seperti GO dan sifilis dan juga HIV/AIDS.
  6. Obat-obatan seperti anti hipertensi, anti kanker dan transquilizers. Pokoknya obat-obatan yang suka untuk bikin ngefly bisa berpengaruh pada alat reproduksi kalian.
  7. Radiasi dapat menyebabkan fungsi gonad (calon alat reproduksi) terganggu.


Setelah kita tahu syarat agar tidak mandul dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemandulan, tapi apa sih sebenarnya penyebab kemandulan pada laki-laki? Infertilitas pada laki-laki dapat dikatagorikan dalam 4 kelompok :

  1. Faktor spermatogenesis. Yang menentukan dari sperma adalah jumlahnya yang cukup, gerakan sperma baik dan bentuknya sempurna alias ada kepala, badan dan ekornya. Mengapa jumlah sperma harus cukup? karena tidak semua sperma akan bisa mencapai tuba falopii (saluran sel telur perempuan). Dari berjuta-juta jumlah sperma yang masuk, yang berhasil menembus sel telur biasanya hanya satu, sisanya gugur atau mati. Sperma yang gerakannya tidak baik dengan sendirinya tidak akan bisa mencapai saluran sel telur, akibatnya tidak akan terjadi pertemuan antara sel telur dan sperma yang berarti tidak akan terjadi konsepsi. Bentuk sperma harus sempurna yaitu ada kepala, badan dan ekornya. Ngomong-ngomong kalian tahu kan kalau bentuk sperma itu seperti kecebong. Yang jendol itu adalah kepalanya sedangkan ekornya berfungsi untuk alat geraknya.
  2. Faktor anatomis yaitu secara anatomi organ seks laki-laki lengkap dan dapat berfungsi dengan baik, yaitu ada :
    1. Penis yang berfungsi sebagai alat senggama dan sebagai saluran untuk menyalurkan sperma dan air seni. Penis yaitu alat berbentuk silinder dan terdiri dari 3 silinder jaringan erektil seperti bunga karang. Pada keadaan biasa, penis tergantung di muka scrotum, sedangkan pada waktu terangsang seksual, banyak darah yang dipompakan ke dalam jaringan erektil tersebut dan sekaligus pengeluaran darahnya tertahan. Dengan demikian penis terpompa penuh dengan darah dan berubah menjadi tegang, keras dan besar. Keadaan seperti ini disebut ereksi.
    2. Glans adalah bagian depan atau kepala penis. Glans banyak mengandung pembuluh darah dan syaraf. Glans harus dijaga kebersihannya.
    3. Foreskin (preputium) adalah kulit yang menutupi bagian glans. Sunat yaitu memotong kulit prepitium biasa dilakukan di beberapa negara, fungsinya adalah memudahkan membersihkan penis sehingga mengurangi kemungkinan terkena infeksi, radang dan beberapa macam kanker.
    4. Uretra (saluran kencing) yaitu saluran untuk mengeluarkan air seni dan air mani.
    5. Kelenjar prostat yaitu kelenjar yang menghasilkan cairan yang berisi zat makanan untuk menghidupi sperma atau disebut juga semen atau cairan air mani. Cairan kelenjar prostat yang bertanggung jawab atas pergerakan aktifnya sperma.
    6. Vesikula seminalis, fungsinya sebagai tempat menampung sperma yang matang.
    7. Vas deferens (saluran sperma) yaitu saluran yang menyalurkan sperma dari testis menuju vesikula seminalis.
    8. Epidydimis yaitu saluran-saluran yang lebih besar dan berkelok-kelok yang membentuk bangunan seperti topi.
    9. Testis (pelir) berjumlah dua buah untuk mereproduksi sperma setiap hari dengan bantuan testosteron. Testis berada di luar tubuh karena pertumbuhan sperma membutuhkan suhu yang lebih rendah daripada suhu tubuh.
    10. Scrotum adalah kantung kulit yang melindungi testes, berwarna gelap dan berlipat-lipat. Scrotum adalah tempat bergantungnya testis. Scrotum mengandung otot-otot polos yang mengatur jarak jauh testes ke dinding perut dengan maksud mengatur suhu testes agar relatif tetap. Dari organ-organ kelamin laki-laki ini ada beberapa gangguan biologis-anatomis yang sering dijumpai, a.l :
    11. Cryptorchidism : buah pelir hanya satu atau tidak ada di dalam kantung pelirnya.
    12. Hypospadia : lubang keluar sperma/kencing pada laki-laki ada di sebelah bawah, biasanya ketika buang air kecil alirannya tidak deras.
    13. Pseudohermaphrodite : bentuk alat kelamin ganda, laki-laki dan perempuan, tetapi tidak sempurna.
    14. Micro penis : penis kecil/tidak berkembang.
  3. Faktor koitus yaitu hal-hal yang dapat menggangu koitus atau kesukaran mengeluarkan sperma kedalam vagina seperti : impoten, kurang mampu ejakulasi, teknik koitus yang kurang tepat, jarak senggama yang terlalu jauh atau terlalu dekat, serta penggunaan bahan pelicin yang kurang tepat.
  4. Faktor semen (bukan semen untuk nembok rumah lho …) atau air mani. Kalau kalian lihat setiap habis ejakulasi yang putih-putih itu terdiri dari sperma dan cairan air mani. Air mani ini dihasilkan di kelenjar prostat. Fungsinya adalah menghantarkan sperma atau sebagai cairan untuk sperma agar sperma bisa jalan kemana-mana. Kalau air mani terlalu kental maka sperma akan susah bergerak dengan bebas, sebaliknya kalau terlalu encer juga berpengaruh pada sperma yaitu sperma akan cepat mati. Selain faktor kekentalan dan keenceran air mani, ph air mani juga berpengaruh. Bila ph air mani terlalu asam atau terlalu basa maka sperma akan mati. Kenapa ph bisa terlalu asam atau terlalu basa ini memang karena ada kelainan dan bisa diobati oleh dokter.

Sekarang kamu sudah tahu kan apa itu mandul?. Beda lho mandul dengan impoten. Kalau mandul adalah ketidakmampuan untuk membuahi sel telur sedangkan kalau impoten ketidakmampuan untuk berereksi atau berejakulasi. Pada kasus-kasus kemandulan lebih banyak karena faktor fisik atau medis, sedangkan kalau impoten lebih banyak karena faktor psikologis.
Buat kalian yang masih muda dan belum married, tidak perlulah uji coba sekarang apakah kalian mandul atau tidak. Cukup dengan cek organ reproduksi/alat kelamin kamu apakah lengkap dan bisa berfungsi dengan baik (bisa ereksi dan ejakulasi). Cukup itu dulu saja! Beberapa kasus kemandulan bisa diatasi dengan pertolongan dokter dan kemajuan dunia kedokteran, so jangan terlalu khawatir bahwa kalian sekarang ini belum jadi cowok sejati. Siapa bilang cowok sejati itu hanya dilihat dari kemampuan membuat anak, jauh lebih sulit mendidik dan membesarkan seorang anak bo daripada hanya sekedar membuatnya! Laki-laki dikatakan sejati kan juga dilihat dari bagaimana dia memperlakukan seorang perempuan. Setuju enggak ?
Baca selengkapnya